Lita timbul sesuai kehendak-Nya sesuai dengan kodrat dimana tumbuhan terkhusus pada batang selalu mengalami pertumbuhan. Salah satu pertumbuhannya adalah pertumbuhan sekunder yangmana pemeran utamanya kambium. Pertumbuhan kambium dipengaruhi oleh hormon auksin. Hormon auksin ini berkepribadian akan berkembang pesat jika tidak terkena sinar begitupun sebaliknya. Hal ini sesuai dengan fotosintesis gelap.
Aktivitas kambium dipengaruhi oleh musim. Musim yang ada di Negeri ini terdiri dari musim panas dan penghujan. Pada musim penghujan, kayu hasil pertumbuhan kambium akan mendesak kulit kayu sehingga mengakibatkan terbetuknya felogen. Sedangkan pada musim panas, kayu hasil pertumbuhan kambium mengalami penciutan.
Ukuran kayu yang mengalami perbesaran dan penciutan diiringi dengan terbentuknya felogenlah yang menyebabkan timbulnya Lita. Oleh karena itu Lita memiliki peran untuk mengetahui berapa tahun usia pohon (dikotil) yang tumbuh di alam Indonesia.
Terlihat sederhana, namun sebenarnya teramat rumit. Salah satu Kebesaran -Nya kembali kita temukan dengan membaca alam yang merupakan ayat. Karena itu merupakan salah satu bukti nyata yang tak bisa ditolerir lagi alias mutlak. Tanpa bisa diubah atau didramatisir sedemikian rupa.
Tetap, selalu dan berusaha menjaga segala hal yang diberikan oleh-Nya dengan sebaik mungkin. Karena tlah diberikan secara cuma-cuma agar kita semakin bertaqwa kepada-Nya. Mencari ilmu untuk memahami Kebesaran-Nya.