Sebenarnya aku tahu dan mengerti bahwasanya jam tangan ini begitu berarti bagiku. Jam tangan yang selalu berada di pergelanganku sejak aku memulai keseharianku di SMP dengannya. Jam tangan putih berbetuk kotak yang selalu ada untukku. Jam tangan ... aku belajar banyak darimu. Tentang bagaimana ketulusan hati, pengertian, kesetiaan, selalu mengingatkan, menyadarkanku dikala ku salah, dan masih banyak lagi. Ketulusan hatimu dimana senantiasa ada dan peduli kepadaku meskipun hanya sekilas saja ku memandang detak jantungmu yang selalu berdenting memberikan sebercak tanda bahwa pada saat itu kau ingin menunjukan perasaanmu kepadaku. Pengertian dimana engkau senantiasa mendukung apa yang aku kerjakan dalam setiap detik, menit, dan jam setiap harinya. Kesetiaan dimana engkau selalu berdetak tanpa henti dan lelah untuk sekedar membuat aku lancar dalam menjalankan segala hal yang sedang kukerjakan dan lakukan. Selalu mengingatkan dikala ku sudah mulai letih dalam menjalani lika-liku dinamika yang ada. Menyadarkanku bahwa waktu tak akan kembali dan fokus pada masa depan. Segalanya kau lakukan dengan tulus dan ikhlas dengan tujuan hanya ingin melihatku tersenyum bahagia setiap harinya.
Terima kasih jam tangan ku ,... terima kasih telah senantiasa ada dan bersama selama tiga tahun belakangan itu. Segalanya begitu ternilai dimataku. Setiap detik,menit, jam pada tiap hari kepedulian yang engkau berikan meskipun terlalu sering engkau ku abaikan. Aku pun tak mengerti, mengapa tiga tahun setelah itu engkau berhenti berdetak dan selama tiga tahun itu aku fakum. Baru hampir dua tahun ini ku kembali mendengar denting detak jantungmu yang dahulu selalu menemaniku. Entah kebetulan atau memang nyata begitu akupun tak tahu. Namun andai engkau tahu, selama enam tahun ini ku mencoba menggali segala yang ada dalam diriku. Bahwa ternyata sejak dulu ku menyangkalnya.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Fajar dan Senja
Fajar memang terlalu dini untuk mengenal Senja
Terbentangnya pagi, siang, sore mengulurkan kiasan merona
Oleh sebabnya usah reka nan membara
Tuk engah atas diri semesta
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
#KarenaKuTahuEngkauBegitu
#Hari Bersamanya
#30112017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar