Newspaper

Newspaper

Jumat, 15 Desember 2017

Reha Ryas

          Ibarat novel, kisah ini masih dalam tahap inti dimana belum menemukan akhir kisah yang cocok sebagai pungkasan. Reha, seorang wanita yang selama enam tahun belakang ini menyimpan dalam-dalam isi hatinya. Ibarat siswa SD, dia akan mencapai puncak semangat agar cepat lulus dan masuk ke jenjang SMP. Dahulu Reha benar-benar menyangkal baik itu dalam bentuk tindakan maupun ucapan. Namun tidak ada yang tahu bahwa ada beberapa bukti otentik yang dapat menyakinkan Ryas. Ryas adalah kawan Reha yang memiliki perasaan ke Reha sejak tujuh tahun belakangan ini. Keduanya saling diam karena suatu kesalahpahaman.
          Setelah lima tahun tak bertemu dan bertegur sapa. Pada akhirnya tepat hari Kamis tepat tujuh hari bintang Sagitarius mereka bertemu. Reha mencoba menghubungi Ryas lagi. Menurut Reha, menjalin silaturahmi saja rasanya sudah lebih dari cukup untuk awal yang baik. Bersedianya Ryas membalas pesan Reha membuat Reha bersyukur sekali. Karena sejak dahulu mereka tak pernah saling berbicang satu sama lain secara langsung sejak kejadian kesalahpaham itu. Selain itu pada akhirnya Reha dan Ryas diberi kesempatan oleh Allah untuk dapat mengenal kepribadian satu sama lain dengan permohonan Reha kepada Ryas untuk menemaninya pulang menggunakan kendaraan roda empat berbentuk balok. Sebenarnya Reha juga tak mengerti dengan sikapnya. Mengapa pada saat itu Reha benar-benar berani. Kemungkinan karena Reha benar-benar ingin pulang, tidak memiliki teman pulang, dan sangat rindu dengan kawannya tersebut. Di hari itulah pertama kali Reha benar-benar mendengar suara Ryas secara langsung dan lugas. Menatap kedua mata Ryas saat berbicara, dan melihat gerak tubuh Ryas saat bersama dengannya. Meskipun hanya tiga jam saja, setidaknya Reha dan Ryas dapat saling mengenal kepribadian mereka satu sama lain dengan awalan yang cukup baik. Setidaknya kegundahan hati  Reha terdahulu atas apa yang telah diperbuatnya telah diluluhkan oleh Ryas dengan kesediaan hatinya untuk menemani Reha pulang bersama.
           Tak ada yang tahu kedepannya, ikuti jalan cerita yang telah digariskan oleh Allah. Karena rencana Allah akan indah pada akhirnya. Seperti yang telah dialami Reha saat ini. Dahulu Reha dipertemukan oleh Ryas pada saat semua masih terasa dini untuk ukuran manusia. Namun pada saat semua terasa sudah menyerupai balita yang sedang mengalami tumbuh kembang, mereka dipisahkan oleh Allah. Setelah balita itu menginjak kanak-kanak, mereka berdua fokus pada masa depan dan pada saat inilah diuji kesetiaan mereka. Saat menginjak remaja, Reha dan Ryas saling mencari jati diri dan menyakinan perasaan mereka masing- masing. Dan saat ini pada saat dewasa, mereka mulai menjalani apa yang ada saat ini tanpa melihat ke belakang lagi. Sedangkan masa setelah dewasa, mereka masih belum tahu apa yang akan terjadi. Pada dasarnya Reha hanya ingin diberikan yang terbaik menurut keputusan Allah. Karena Reha yakin, segala keputusan Allah pasti yang terbaik untuknya.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Lakukan bagianmu semampu yang kamu bisa
Selanjutnya biarkan Tuhan melakukan bagian yang tak kamu bisa
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -


Tenang. Please tenang :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar