Newspaper

Newspaper

Senin, 12 November 2018

BIS (Bintang Semesta)

Apakah disana baik - baik saja ?

Siapakah bintang ini wahai semesta
Seluruh alam saling berjabat tangan tepat di depan mata
Mengiyakan menganggukan bahwa dia sungguh luar biasa

Siapakah bintang ini wahai semesta
Sesekali dia hadir lalu pergi dari singgahsana
Kemudian kembali dengan wajah merona

Siapakah bintang ini wahai semesta
Apakah dia kan jatuh dalam pangkuan nyata
Atau hanya berbinar setiap malam tiba

Jelaskan pada ku, Semesta
Apakah dia serius atau berpura - pura
Sebab ku belum pernah berbincang dengannya

Walau diri ini mengerti
Dia berada disana sedangkan diri ini disini
Namun setiap malam ku berdoa pada sang Ilahi

Dia tlah berjanji kan jatuh nanti
Meski belum tentu kan jatuh hati
Ku tetap mencoba untuk memahami

Berikan ku kesempatan, Semesta
Berilah diri ini waktu menatap binarnya
Bercanda semalaman tepat disampingnya

Dengan begitu ku dapat menyimpulkan
Apakah sosok bintang ini jawaban dari doa yang selalu kupanjatkan
Dan dialah sosok yang diharapkan seluruh alam menjadi kenyataan

Begitu pula dirinya, Semesta
Apakah dia akan bertahan
Atau pergi kembali tanpa berpamitan

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Wahai bintang ...
Sebaik - baiknya pandangan, pendengaran, perabaan khalayak tentang dirimu.
Tak akan lengkap tanpa adanya pengenalan, perbincangan, disertai bertatapan secara nyata olehmu.

Jikalau memang dirimu kan jatuh pada pangkuan semesta.
Yang senantiasa berdoa agar harapan seluruh alam terlaksana perkasa.
Mengizinkan semesta tuk memahami segala yang ada pada dirimu terbaca.
Semoga dapat saling berbahagia selamanya.
Baik itu berproses ke tahap selanjutnya atau kembali ke permulaan pada akhirnya.


Bersambung...

2 komentar:

  1. Akan datang suatu hari dimana bintang ini akan jatuh. Akankah ketajuhannya jadi sebuah bencana bagi bumi yang merana atakah kejatuhannya jadi berkah bagi tanah yang kekurangan unsur dunia. Dia bimbang dan lebih dari itu dia meragukan apakah benar dia adalah seorang bintang atau hanya kumpulan batu besar....
    Bintang itu hanya berharap bisa menjadi berkah di manapun dia berakhir kelak...

    BalasHapus
  2. Terima kasih atas tanggapannya. 🙂

    BalasHapus