Newspaper

Newspaper

Sabtu, 06 Juli 2013

Welky dan Khena

        Malam datang menyapa . Sunyi sepi karena kesendirian. Namun di tengah malam tersebut ada seorang perempuan cantik berjalan melewati perempatan jalan. Sungguh perempuan itu sangat anggun, dia memekai rok panjang dan memakai kaos abu-abu.
                   
         Perempuan itu adalah Khena. Khena adalah seorang wanita muslim yang baru saja lulus dari SMP. Dia akan melanjutkan sekolahnya ke luar kota. Dimana ayahnya akan pindah bekerja tepatnya di kota Banten. Sebenarnya Khena masih ingin tinggal di kota ini yaitu kota Kudus. Tapi apa daya ....
                   
 Khena memiliki seorang sahabat laki-laki sejak ia duduk di Taman Kanak-kanak (TK) Dia bernama Welky. Welky adalah seorang sahabat yang baik dan selalu menerima kekurangan Khena dalam hal apapun. Welky sangat sayang sekali kepada Khena seperti sayangnya kepada adeknya.
                   Welky termasuk orang yang apa adanya. Buktinya dulu, saat dimana Khena TK. Khena memiliki postur tubuh yang gendut dan lucu. Dan Welky selalu mensuport Khena yang terbaik. Selain itu Welky juga sangat perhatian. 
                    Saat di undang di ulang tahun Khena ke -5 tahun. Welky datang dengan orang tua. Dia juga sangat rendah hati sekali. Buktinya saat orang tua Khena meminta Welky untuk mencium Khena di hari ulang tahunnya, Welky mau dan mencium Khena dengan lugunya. #MasihKecil
                    Khena sudah menganggap Welky sebagai kakaknya. Disaat sekarang, dimana Khena harus memilih harus menetap di Kudus atau pindah ke Banten. Welky juga mendukung dan memberi saran untuk Khena kedepannya. Namun Khena tidak ingin persahabatannya itu putus sampai disini.

                 
  Dan ternyata Welky sahabat yang dianggap Khena sebagai kakak menyukai adeknya sendiri. Dibalik semua sarannya itu, ternyata Welky menyukai Khena bukan sebagai adek tapi sebagai seseorang yang di cintainya. Namun Welky tidak berani untuk mengatakan hal tersebut.

Hingga hari yang dinanti pun tiba

                    Dimana hari ini Khena akan pindah ke Banten. Namun karena Khena tidak ingin membuat Welky sedih dengan kepergiannya, dia tidak memberitahu Welky jika Khena akan pergi hari ini. Khena sangat sedih sekali dengan akhir dari persahabatannya dengan Welky ini.
                    
Sedangkan Welky 

                    Sedangkan Welky yang beberapa hari ini galau karena cintanya dengan Khena. Akhirnya akibat dari sikapnya tersebut ia jarang bertemu dengan Shena dan bertamu ke rumah Shena untuk bermain. Namun saat Welky sangat ingin bertemu dengan Khena, akhirnya dia memberanikan diri untuk main ke rumah Khena.
                     Namun saat tiba di rumah Khena. Welky kaget bukan main saat melihat pagar rumah Khena terkunci rapat dan tidak ada orang sama sekali. Hingga akhirnya ia menanyakan hal tersebut kepada tetangga Khena. Dan ternyata apa yang di takutkan Welky terjadi. Khena sudah pindah dan tidak ada kabar tentang Khena lagi. Apalagi untuk menghubungi Khena.
                     Setelah mendengar penjelasan dari tetangga Khena. Akhirnya Welky pulang dengan air mata yang bercucuran. Dia sangat terpukul dengan sikapnya selama ini. Welky sangat menyayangkan, mengapa dia lebih mementingkan cintanya yang belum tentu diterima daripada persahabatan yang sudah dijalaninya selama ini. 
                      Dan akhirnya Welky hanya bisa pasrah dan berdoa kepada Allah. Dia hanya meminta yang terbaik tetang kelajutan persahabatannya saat ini. Mungkin ini hanya kebahagiaan yang tertunda. Sungguh Welky mencoba menerima semuua ini.

 Bagaimana dengan Khena

            Di perjalanan menuju Banten. Khena selalu gelisah dan tidak bisa tenang. Dia selalu memikirkan alhasil dari kepergiannya tanpa berpamitan dengan sahabatnya Welky. Dia tidak ingin membuat Welky kecewa, tapi dia juga merasa bersalah. Sampai- sampai ibu Khena menegur Khena agar tidak larut dalam kesedihan.
            Sesampainya di Banten. Khena hanya diam lalu masuk ke kamar barunya. Pikirannya langsung tertuju kepada Welky. Sedang apa sekarang ?? dan lain-lain. Biasanya jam-jam ini mereka bermain di kolam pancing sambil menunggu ikan memakan umpan mereka. 
                      Khena pun menangis secara tiba-tiba mengenang kenangan dia dan Welky biasanya. Dia tidak yakin jika di Banten dia akan menemukan sahabat seperti Welky. Seseorang yang sudah di anggap Khena sebagai kakaknya. 

Tahun berlalu berganti tahun

                      Tak terasa Khena sekarang sudah menginjak SMA kelas 11. Sedangkan Welky sekarang duduk di kelas 12 SMA. Mereka berdua sudah matang dalam hal berpikir. Disaat inilah Khena meminta kepada orang tuanya untuk berlibur ke Kudus. Dan orang tuanya mengijinkan.
                       Keesokan harinya Khena akhirnya bisa berlibur ke kota kenangannya yaitu Kudus. Khena menuju Kudus menaiki bus. Dia sudah tidak sabar lagi untuk sampai dan berlibur disana. Di kota masa kecilnya dimana ia menemukan seorang sahabat yang setia.
                       Sesampainya di depan tulisan " Selamat Datang di Kota Kudus" Khena mulai meneteskan air mata. Ia langsung teringat dengan kejadian-kejadian dan tempat yang sering ia jumpai dulu. Sungguh Khena sangat merindukan kota Kudus. Seperti ia merindukan sahabat yang ia sangat sayangi yaitu Welky.
                       Dan saat Khena sampai di rumah lamanya. Air mata Khena tidak mau diam untuk terus menetes jatuh di setiap jalan yang Khena lewati. Benar-benar mimpi Khena bisa kembali ke kota Kudus ini. Hati Khena sangat senang bercampur sedih. 
                     
Disana, Khena langsung terpikir untuk mencari sahabat kecilnya tersebut yaitu Welky. Dia ingin merajut silaturahminya yang terputus dulu. Khena berusaha untuk bertemu dengan Welky apapun yang terjadi saat ini dengan Welky ataupun kelanjutan persahabatannya ini.
                       Khena akhirnya memutuskan untuk menuju ke rumah Welky. Namun saat ia sampai di rumah Welky, Khena sangat terkejut sekali dengan perubahan Welky. Dia sekarang tinggi dan berkumis. Sungguh berbeda dengan dulu.
                       Sedangkan Welky yang saat itu sedang menyiram tanaman di rumahnya juga penasaran dengan seorang gadis yang berjalan melewati rumahnya dan selalu melihat rumahnya.Dan kejadian pertemuan pun terjadi. Welky tidak sengaja menyiram tubuh Khena saat Khena melewati rumah Welky.
                     
 Disaat itulah Khena berteriak dan ia merasa kedinginan di luar pagar. Di saat itulah Welky keluar dan mencoba meminta maaf kepada seseorang yang ada di depan pagar rumahnya. Dan saat Welky melihat perempuan itu. Welky sangat kaget dan langsung berteriak :

                        " Khena ... ??? Kamu Khena kan ?? Khena ...teman masa kecilku " tanya Welky
                        " Kamu Welky kan ?? Welky teman masa kecilku juga" jawab Khena
                        " Iya.. kamu Khena (Welky merangkul Khena dan mengajaknya untuk masuk)" sahut Welky

                        Akhirnya apa yang diinginkan Khena terwujud. Ia dapat bertemu kembali dengan teman masa kecilnya tersebut. Khena hanya bisa menatap wajah Welky terus menerus sambil menitihkan air mata. Dia sangat bersyukur dengan anugrah ini.
                        Sedangkan Welky yang senang sekaligus gembira berusaha memberikan perhatian terbaiknya kepada sahabat lamanya tersebut dengan memberikan handuk dan pakain ganti kepada Khena agar Khena tidak kedinginan lagi.
                       
Setelah Khena berganti pakaian dan sudah lebih tenang. Barulah Welky mengajak Khena ke ruang tengah dan mengobrolah mereka berdua. Mereka saling berpelukan melepas kerinduan selama 3 tahun ini. Mereka juga sempat menetekan air mata bersama. 

Seperti inilah percakapan mereka 

                         " Bagaimana kabarmu Khen ?? " tanya Welky
                         " Baik Ky ... kamu juga begitu kan ?? jawab Khena
                         " He'em... kamu senang kan di Banten ?? Aku senang sekali kamu bisa main ke Kudus lagi." "                        " Iya ... Ky . Maaf ya, dulu aku gak sempat pamitan ke kamu. Aku takut kamu sedih. "
                         " Iya ... Gak papa. Aku mengerti kok dengan keadaanmu saat itu. "
                         " Makasih ya Ky ... kamu memang tidak pernah berubah sejak dulu. "
                         " Kamu juga ko Khen ... masih seperti dulu. Tambah cantik pula . "
                         " Hehe.... makasih Ky. Kamu juga begitu. "
                         " Makasih ya ... :D "
                         " Sama- sama sahabat ... " (berpelukan)

                          Mereka sangat menikmati pertemuan mereka saat ini. Khena bangga dengan sikap Welky yang tidak berubah meskipun sudah 3 tahun lamanya.
                         
Hari kedua di Kudus. Khena diajak Welky untuk melihat kota Kudus dengan mengendarai sepeda bersama. Khena sangat senang sekali bisa bersepeda lagi bersama Welky mengitari kota Kudus tercinta.
                          Sampai akhirnya Welky mengajak Khena ke suatu tempat yang indah. Dan mata Khena ditutup oleh sapu dengan Welky. Welky ingin mengutarakan perasaannya kepada Khena sebelum Khena kembali ke Banten. 
                           
Waktu sudah menujukan pukul 17.30. Saat dimana matahari terbenam. 

                           
Welky mencoba untuk membuka penutup mata Khena secara perlahan. Dan Khena pun kaget dengan apa yang ia lihat saat ini. Ia melihat sebuah pigura bertuliskan " Aku sayang kepadamu Khena wahai sahabatku " "Maukah kamu jadi pacarku ??" 
                           Seketika Khena tersenyum dan menjawab " Iya kakak :D" (memeluk Welky) "Terima kasih Ky .... Kamu memang yang terbaik buatku. Kamu selalu menerima diriku apa adanya. Terima Kasih untuk selama ini. Aku sayang kamu juga kak " :)

                            Dan akhirnya Welky dan Khena berpacaran. Mereka sangat senang sekali akhirnya mereka bisa melanjutkan hubungan mereka lebih dari sekedar adek dan kakaknya. Namun sebagai pasangan yang saling menerima satu sama lain.

Hari kepulangan Khena tiba


                           

 Hari ini Khena akan kembali ke Banten. Sebenarnya Khena masih ingin berlibur di Kudus. Apalagi sekarang ada seseorang yang akan selalu ada buatnya. Ada seseorang yang akan selalu menjaganya di kota Kudus. Khena sangat bersyukur dengan hal ini.
                            Sebelum kembali ke Banten, Khena mampir sebentar ke rumah Welky. Disana Khena berpamitan kepada orang tua Welky dan pastinya Welky. Pada saat Khena berpamitan, tiba-tiba Welky menarik tangan Khena dan meminta ijin kepada orang tuanya untuk mengobrol berdua dengan Khena. Dan orang tua Welky hanya tersenyum melihat mereka berdua yang saling jatuh cinta.

                            " Khena ... selamat jalan ya. " (memegang kedua tangan Khena) kata Welky

                            " Iya kak ... semoga kamu baik- baik ya disini. Aku minta maaf jika selama aku bermain disini aku punya kekurangan kepada semuanya" jawab Khena
                            " He'em gak apa-apa. Makasih ya ... kamu sudah mau main ke Kudus. " kata Welky
                            " Iya ... sama-sama kak. O iya kak ... bagaimana dengan hubungan kita ini ? (sedih)"
                           
Seketika Welky menutup mulut Khena dengan telunjuknya dan berkata :

                            " Khen ... kamu gak usah khawatir denganku, aku akan selalu setia kepadamu. Kamu tahu kan selama ini kita berpisah. Namun aku tetap menunggumu dan setia menunggumu. Percayalah Khen... aku akan selalu ada buatmu. Jangan khawatir." (mengusap air mata Khena) 

                            " Hiks..hiks. Iya kak .... terima kasih banyak untuk semua ini yang telah kakak berikan." (memeluk Welky dengan erat)
                            " Iya ... percaya dan tetap percaya denganku ya, dek ..." (memeluk Khena balik) sahut Welky.
                            " Sudah ya kak ... aku kembali dulu ke Banten. Kita akan tetap berhubungan meskipun jauh disana. " (menggenggam erat tangan Welky) jawab Khena.
                            " Hati - hati di jalan ya .... jangan lupa makan, jaga kesehatanmu disana. " (mengecup kening Khena) jawab Welky.
                             " Sampai jumpa kakak .... (melambaikan tangan ke Welky) kata Khena.
                              (melambaikan tangan ke Khena balik ) sikap Welky.

Sampai di mobil Khena

 
                             Khena masih tetap melambaikan tangannya dan menitihkan air matanya. Hingga Welky akhirnya menghampiri Khena dan memegang tangan Khena dan berkata :

                            " Percaya Khen.... kita pasti akan bertemu kembali. Percayalah... Aku janji padamu. "


1 tahun kemudian


                           

Disaat Welky sekarang sudah lulus SMA. Welky memutuskan untuk kuliah di Banten tepatnya di Universitas Pelita Harapan. Tujuannya adalah agar dapat bertemu Khena disana setiap saat dan lebih bisa menjaga Khena yang dia sayang selama ini.
                             Hal tersebut sudah Welky kabarkan kepada Khena. Hati Khena tak terkira setelah mendengan kabar bahagia tersebut. Khena tidak bisa berkata apa-apa. Hanya senang dan bahagia yang dia rasakan.
                           
Hari yang dinanti mereka berdua tiba

                             Welky yang menuju Banten menaiki kereta api sangat bahagia sekali. Ia sudah tidak sabar untuk bertemu kekasihnya Khena. Dan tepat pukul 08.00 Welky sampai di stasiun Banten. Disana Khena sudah menjemput Welky bersama orang tua Khena sekaligus.

                             Di stasiun Banten. Mereka akhirnya saling melepas rindu. Welky berjabat tangan dengan orang tua Khena dan menicum tangan keduanya. Setelah itu dia baru mendekati Khena dan menatap Khena dengan tersenyum lalu Welky memegang kedua tangan Khena dan memeluk Khena dengan eratnya.

Dan mereka mengobrol berdua di stasiun itu


                              " Khena .... bagaimana kabarmu ? " tanya Welky

                              " Alhamdulillah baik kak .... " (tersenyum) jawab Khena
                              " Alhamdulillah .... kamu masih ingat janjiku kan, dek ? " tanya Welky
                              " Iya kak ... janjimu untuk bertemu kembali denganku kak ? " jawab Khena
                              " He'em ... sekarang sudah aku tepati. Kamu senang kan bisa bertemu denganku lagi ?"
                              " Tentunya kak ... makasih ya " (menatap wajah Welky) jawab Khena.
                              " Iya ... kembali " (mengecup kening Khena) kata Welky.

Setelah itu Mereka segera menuju rumah Khena


                               Di perjalanan. Ayah dan ibu Khena berada di depan. Sedangkan Khena dan Welky ada di baris kedua dan mereka mengobrol berdua.




                               " Kak .... " sahut Khena
                               " Iya dek ..." jawab Welky
                               " Aku sayang sekali dengan kakak ..." kata Khena
                               " Iya .. aku tahu. Aku juga sayang adek selalu " jawab Welky
                               " Kak ... aku senang sekali kakak ada disini " kata Khena kembali
                               " Alhamdulillah jika begitu. Makasih ya ..." jawab Welky
                               " He'em ... kakak janji kan, akan selalu menjagaku ?" tanya Khena
                               " Iya .. dek, aku berjanji padamu untuk itu." (memeluk Khena) jawab Welky
                               (memeluk Welky balik) sikap Khena
                               " Dek ... aku tahu kamu sejak dulu. Kamu pun juga tahu aku. Jadi aku percaya jika kamu yang terbaik buatku. Dan tidak ada yang lain selain kamu. " kata Welky.
                               " Iya kak ... aku juga berjanji untuk itu. Kakak juga seseorang yang baik, yang selalu menerima kekurangan dan kelebihanku sejak dulu." jawab Khena.
                               " Kita berjanji ya ... kita akan selalu setia, meskipun jarak memisahkan kita berdua."(menggenggam kedua tangan Khena) kata Welky.
                               " Iya kak ... aku berjanji padamu (melepas genggaman Welky dan menujulurkan kelingkingnya ke arah Welky.
                               " Janji ya .... "(menujulurkan tangan juga ke arah Khena) sikap Welky.
                               " Janji se janji janjinya (tersenyum ke arah Welky) jawab Khena.
                               (tersenyum balik ke arah Khena) sikap Welky.

Sesesampainya di rumah Khena


                               Sesampainya disana. Khena mempersilahkan Welky untuk beristirahat dulu di kamar yang sudah di sediakannya. Disana Welky masih tidak menyangka bisa pergi ke kota kekasihnya yaitu Banten. Welky bersyukur dengan hal ini.

                              Allah memang orang baik. Buktinya saat dia berpisah dengan Khena dan dia berdoa kepada-Nya. Doa itu terkabul. Welky bisa bertemu dengan Khena kembali di Kudus. Dan sekarang saat dia ingin bertemu Khena kembali di Banten.

Keesokan harinya


                             

Khena mengajak Welky untuk bersepeda bersama. Khena ingin mengenang kenangan mereka di masa kecil. Welky pun meng - iya kan keinginan Khena. Mereka akhirnya meningitari taman dan beristirahat di bangku taman yang ada di depan air mancur. Disana mereka menikmati kebersamaan yang sudah lama tidak mereka rasakan bersama.
                               Tidak disangka. Saat Welky meminta Khena untuk ijin ke kamar mandi. Welky bukan ke kamar mandi tapi ia membeli arum manis dan setangkai bunga mawar merak untuk diberikannya kepada Khena.

Saat Welky kembali


                                Saat Khena menunggu Welky di bangku taman sendirian. Tiba-tiba Welky datang dari belakang dan menutup mata Khena sejenak. Khena pun kaget dengan sikap Welky tersebut. Dan Welky pun berkata :




                                " Dek ... kamu buka mata ya setelah aku lepas tanganku " kata Welky
                                " Iya kak ... ada apa sih ?? " jawab Khena penasaran
                                " Satu .. Dua ... Tiga ..." kata Welky
                                (Terkejut dan tersenyum) terima kasih kak ..." sahut Khena sambil memegang bunga mawar tersebut.
                                " Hehe... iya sama-sama. Maaf ya kalau jelek. " jawab Welky
                                " Sejak kapan kakak bisa romantis ? " kata Khena
                                " Sejak ... sejak aku sayang kamu. Hehe..." jawab Welky
                                " Kakak gombal ..." (menepuk pundak Welky) kata Khena
                                " Loh ... nggak percaya. Ya sudah ini arum manis (memberikan kepada Khena)
                                " Iya kak ... makasih " (menerima arum manis) jawab Khena
                           
                               
Akhirnya mereka makan arum manis berdua di bangku taman sambil memandangi pemandangan taman yang asri dan sejuk. Dan setelah mereka selesai makan, mereka kembali pulang ke rumah. Khena dan Welky senang sekali bisa meluangkan waktu mereka untuk bersama-sama.

Sesampainya di rumah Khena kembali


       Welky mengucapkan terima kasih kepada Khena untuk hari ini. Khena pun juga berterima kasih kepada Welky saat itu. Menurut mereka ... kebersamaan itu sangat penting apabila kita bisa mengatur waktu untuk saling bersama. Dan itu yang membuat kesan jarak jauh mereka menjadi sedikit berkurang dengan adanya hal tersebut.


*Pertemanan tidak seluruhnya bisa menjadi cinta

*Jarak jauh tidak akan pernah menghalangi jika saling percaya

#ArmadaApaKabarKamuSayang
#GitaGutawaSahabatKecilku
                                    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar