Newspaper

Newspaper

Senin, 10 Desember 2018

Dahamu (Bagian 1)

           Maha begitu memahami dan mengerti keadaan Daha saat ini. Meskipun Maha tak pernah mengalami namun Maha ikut merasakan apa yang dirasakan Daha. Daha sosok yang dinilai sangat baik oleh seluruh keluarga Maha. Entah mengapa demikian, namun itulah kenyataannya.
            Maha baru saja mengenal Daha. Sekitar empat bulan belakangan ini. Awalan yang baik menurutnya.

Mengapa Maha berkenan mengenal Daha ?

             Maha berkenan mengenal Daha karena keluarga Maha. Keluarga Maha tak akan rela jika keluarganya mengenal sosok pria yang salah. Sosok pria yang bernama Daha ini memiliki track record yang baik. Selain itu alasan yang membuat Maha mengubah pandangannya adalah karena Daha begitu dewasa, perhatian, dan sayang kedua orang tuanya.
             Daha memiliki sikap pantang menyerah, dimana dirinya selalu bangkit saat terjatuh. Daha memiliki sikap bertanggung jawab, mengayomi, sopan dan santun kepada orang yang dituakan.
             Maha memahami jika Daha saat ini begitu berhati-hati mengenal seorang wanita. Selain dikarenakan usianya telah dewasa dan pastinya untuk saat ini dirinya ingin menemukan seorang wanita yang mau diajak untuk serius hingga ke jenjang pernikahan, juga Daha tak ingin terjatuh untuk kedua kalinya.
             Maha memiliki usia sembilan tahun lebih muda dari Daha. Oleh karena itu tak salah jika Daha sedikit ragu kepada Maha. Meskipun Daha juga telah sangat mengenal keluarga Maha namun pastinya Daha ingin meyakinkannya kembali. Sedangkan Maha berkeyakinan, jika memang Daha benar-benar sosok yang tepat. Mengapa tidak ? Tak ada salahnya bukan.
             Perkenalan mereka berawal dari kegusaran sepupu Maha yang melihat saudaranya sudah terlalu lama sendiri dan Daha merupakan teman dari sepupu Maha. Bisa dikatakan sepupu Maha inilah yang menjadi Mak Comblang. Sepupunya tersebut menceritakan kepribadian Daha kepada Maha, selanjutnya ia menjelaskan juga kepribadian Maha kepada Daha hingga pada suatu hari Daha mencoba mengirimkan pesan kepada Maha untuk pertama kali.
             Pesan perkenalan Daha kepada Maha inilah menjadi awal permulaan mereka mengenal satu sama lain. Sejauh ini mereka hanya saling mengenal melalui pesan singkat dikarenakan jarak tempat tinggal keduanya begitu jauh.

Assalamualaikum 
Maha yah...
Perkenalkan, nama saya Daha
(Senyum pipi memerah)

             Perbincangan antara keduanya memang tidak begitu intens disebabkan kesibukan keduanya yang sangat padat. Namun Daha begitu peduli kepada Maha.

Selamat pagi
Selamat kuliah, selamat beraktifitas
Semangat 
(Otot)

             Daha pernah menghilang tak ada kabar selama dua bulan. Menghilangnya Daha tersebut pernah membuat Maha berpikiran jika Daha ternyata tidak berkenan mengenal Maha kembali. Namun ternyata Daha kembali. Walau perbincangan mereka begitu singkat. Setidaknya Daha mengabarkan bahwa dirinya ada walau tak selalu ada.
             Daha dan Maha, mereka belum pernah bertemu secara langsung. Namun Daha akan mengusahakan pertemuan itu jika moment nya tepat. Maha hanya bisa berharap kepada Sang Ilahi jika ia diperkenankan untuk bisa mengenal Daha secara nyata.

Apakah Daha akan bertemu dengan Maha secara langsung ?

Bersambung ... 

Brisia Jodi - Seandainya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar