Newspaper

Newspaper

Kamis, 14 Maret 2019

AS (Arka Syahnas) (Bagian 4)

                Satu minggu berselang. Syahnas kembali berspekulasi. Syahnas memang tipikal orang yang selalu berpikir kritis hingga yang seharusnya tidak patut untuk dipikirkan secara mendalam ia lakukan hingga terkadang membuat dirinya terbebani. Saudara Syahnas mencoba memberikan pandangannya tentang apa yang sedang Syahnas pikirkan dimana seharusnya Syahnas tak begitu "ngoyo" memikirkan hal yang belum pasti terjadi di kemudian hari. Hadapi dengan senang hati, nikmati setiap proses dan tahapan yang dilalui. Maka segalanya akan indah dan membuahkan hasil dikemudian hari.
                Senyum pipi itu diberikannya kepadaku. Walau hanya sekedar senyuman berupa gambar. Tak ada yang tahu arti dibalik kiriman tersebut. Antara bahagia dan speechless. Sebab saking berkemuluk antara dua hal tersebut. Syahnas hanya membaca tanpa menanggapi balik. Sedangkan setelah kiriman tersebut, diantara mereka timbul keheningan. 

                Ada apa gerangan ?
                Apakah aku terlalu pemikir hingga sesuatu yang sebenarnya tak perlu dipikirkan keras "biasa saja" malah menjadi hal yang rumit ? 
               Belum tentu seseorang disana juga akan melakukan hal sama seperti yang aku lakukan saat ini.

                Memang ... segala bentuk tulisan dan percakapan secara maya tidak bisa dipercaya secara 100%. Terkadang hanya sekedar basa-basi saja. Perkataan secara nyata saja terkadang juga masih belum bisa dipercaya seutuhnya. Yang sesungguhnya tidak tertawa, bisa menjadi tertawa dalam tulisan di dunia maya. Bersedih pun bisa menjadi tersenyum.
                Jika memang serius, maka yang harus dipercaya adalah aksi nyata yang dilakukan disertai ucapan tulus dengan intonasi khusus yang terlontar secara spontan. Disitu kita akan tahu ekspresi, mimik, dan kesungguhan yang disuguhkan pada saat itu.
                Sekali lagi, jangan teramat percaya dengan penulisan tanpa pengucapan dan tindakan. Meskipun tidak semuanya bisa dipukul rata demikian. Namun setidaknya tidak sebesar 100%. Percayalah pada aksi nyata dengan penuh perjuangan. Sebab kita hidup di dunia nyata bukan dunia maya yang begitu fana.
                Saat ini perasaan Syahnas seperti "plong" tidak ada beban setelah perkataan jitu yang dilontarkan saudara Syahnas kepadanya. Perkataan tersebut sungguh sangat mengena dalam diri Syahnas. Setidaknya Syahnas mendapat sebuah pembelajaran berharga dalam bersikap.

                Ku akan mencoba menunggu aksi nyata dan perjuanganmu. Dengan begitu ku akan tahu seberapa besar kesungguhanmu. :) 

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Bersambung ...

Endah N Rhesa - When You Love Someone

Nagita Slavina - Menerka - Nerka 
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 
Penggalan : Status - Fiersa Besari (Catatan Juang Hal 211 212)

Kebanyakan ...
Kisah cinta anak manusia diawali dengan sangat sederhana
Dari pertemuan yang konon katanya mengandung unsur ketidak sengajaan
Dua manusia dapat saling sapa, saling tanya lalu saling mencari satu sama lain 

Benih asmara pun tumbuh 
Jika benih tersebut tumbuh di hati keduanya ... itu pertanda baik. 
Namun, jika hanya tumbuh di hati salah seorang saja ... ini yang akan menjadi masalah 
Ujung - ujungnya dapat kita prediksi
Status galau bertebaran ...
Seiring dengan kode keras yang muncul secara sporadis hanya agar dia mulai peka

Padahal mungkin saja dia peka 
Tapi tidak mau berurusan leih jauh denganmu

Manusia adalah makhluk berpikir 
Itu yang membedakannya dengan ciptaan- Nya yang lain
Namun manusia pun makhluk yang mempunyai emosi
Sayangnya saat emosi sudah menghampiri,
Kita sering kali kehilangan daya untuk berpikir jernih

Kita lebih senang memberikan kode padahal dialog lebih meberikan titik terang
Kita lebih senang menghilang  padahal pertemuan lebih memberikan gagasan
Kita lebih senang mendramatrisir keadaaan 
Padahal masalah seharusnya diselesaikan bukan diperpanjang

Lalu kau merasa dipermainkan ? 

Perasaan yang terbang tidak selalu berujung mendarat dengan selamat
Tangan yang saling menggenggam tidak selalu berujung dipastikan

Kadang ...
Kita harus mengalah pada kenyataan 
Bahwa apa yang kita berikan tidak mesti sama dengan apa yang kita terima

Jadi ....
Jika memang harus kandas sebelum bersemi... 
Ya sudah, 
Kenapa harus terlalu dipermasalahkan. 

Berkomitmen itu sama saja dengan berkerja sama. 
Kalo dia merasa tidak bisa bekerjasama denganmu 
Setelah mengenalmu cukup dekat. 
Apa harus dipaksa ?? 

Hey !! santaaiii Tuhan sedang mempersiapkan kisah yang lebih baik untukmu
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

2 komentar:

  1. i like how you deliver things with open-mindedness better in this part. love this writting. keep up the good work :)

    p. s. :
    future is a word full of hope and possibilities,but few things may end up with regret or blessing depends on how you act. hopefully you understand this

    BalasHapus
  2. Thank you. I will do my best :)

    I understand your point of view and your perspective.

    BalasHapus